Rabu, 15 Agustus 2012

Diam-Diam

diamdiam tanpa bisik
aku masih bertahan untuk tak berisik
bukankah aku selalu lebih dulu mencuri ketenangan
lantas memelas pada anak takdir yang nampak segan
maka kini, aku lebih menyukai diam
mencoba meredam
(jika) itu akan membuatku semakin bergegas
dengan sangat tegas

Garut, Agustus 2012

Minggu, 25 Maret 2012

Kau

Buruk sekali ceritamu, Tuan!
Mataku hampir layu tertusuk aroma busukmu
Bukankah kau mendapati peran utama dalam sandiwara Tuhan yang kau agungkan
Lantas mengapa bisu?!
Atau kau ingin kutampar dengan serpihan kaca di tanganku

Tunggu, bahkan untuk melakukan itu
Aku merasa jijik!