sepi ini adalah musiman.
ketika kita diam-diam menciptakan riuh yang padam.
sepi ini adalah musiman.
setelah kita segan mengikuti doa angin yang rapuh.
aku bawakan ruh musim yang sama pada bait-bait sajak ini.
agar pesan hangat sampai ke telingamu yang lelah.
dengarkanlah, sebelum bayangan kita benar-benar hilang.
aku tak ingin samar dalam ingatanmu.
lalu kita sama-sama menangis.
karena tak ada yang lebih perih dari musim ini.
Bandung, 2009

Tidak ada komentar:
Posting Komentar